Pengecatan rangka atap bangunan—baik dari baja ringan, besi hollow, atau baja struktural—adalah langkah penting dalam menjaga ketahanan struktur terhadap korosi, cuaca ekstrem, dan memperpanjang usia pakai. Hal itu termasuk ke dalam perawatan pada investasi yang sudah ada. PT PLN Indonesia Power memiliki unit pengolahan Air Limbah domestic yang masih beroperasi. Namun frame / Rangka Atap sudah mulai terkorosi.
Tujuan Pengecatan Rangka Atap
- Perlindungan dari korosi: Terutama untuk rangka baja atau besi yang terpapar kelembapan
- Estetika dan identifikasi: Warna cat bisa digunakan untuk membedakan zona kerja atau jenis struktur
- Keamanan kerja: Permukaan yang dicat dengan baik mengurangi risiko serpihan karat atau logam tajam
Langkah-Langkah Pengecatan
- Persiapan Permukaan
- Bersihkan permukaan dari debu, karat, dan minyak
- Gunakan amplas atau sandblasting untuk baja yang sudah berkarat
- Aplikasi Primer (Cat Dasar)
- Gunakan cat primer antikarat berbasis epoxy atau zinc chromate
- Biarkan kering sesuai waktu yang dianjurkan
- Pengecatan Akhir
- Gunakan cat finishing berbasis polyurethane atau acrylic enamel
- Aplikasikan 2–3 lapis untuk hasil maksimal
- Bisa menggunakan kuas, roller, atau spray gun
Tips Keselamatan
- Gunakan APD lengkap: helm, masker, sarung tangan, dan harness jika bekerja di ketinggian
- Pastikan ventilasi cukup jika menggunakan cat berbahan kimia
- Hindari pengecatan saat hujan atau kelembapan tinggi